Bagaimana Memahami Search Intent Dari Sebuah Keyword?

Bagaimana memahami search intent dari sebuah keyword? Sebelum mencoba untuk memahaminya, ada baiknya kalian mengerti dan paham terlebih dahulu mengenai konsep dari sebuah search intent. Jika kalian sedang kebingungan terhadap suatu hal, apa hal selanjutnya yang kalian lakukan? Hampir seluruhnya pasti mencari jawaban melalui internet.

Nah, saat mencari jawaban melalui internet pasti kalian mengetikkan kata-kata yang merupakan pertanyaan kalian. Contohnya, seperti "Bagaimana cara menyusun proposal?". Nah, kata atau kalimat yang kalian ketik pada mesin penelusuran disebut sebagai Keyword atau Kata Kunci. Setelah itu, apa yang kalian temui? Pastinya beragam artikel dari website berbeda terkait pertanyaan kalian. Nah, tujuan dari pencarian yang kita lakukan merupakan istilah dari search intent. Sampai sini sudah paham kan? Sekarang mari lanjut ke inti pembahasannya. 

Pentingkah Memahami Search Intent?

Pastinya pertanyaan ini kerap kali bermunculan, terutama bagi para penulis pemula yang baru saja memulai perjalanan karirnya sebagai penulis blog. Search intent menjadi sesuatu yang sangat penting untuk dipelajari karena hal ini berpengaruh terhadap SEO. 

Jika konten kita tidak memenuhi keinginan user intent, maka artikel kita tidak akan mungkin dapat muncul di halaman teratas hasil penelusuran. Akibatnya, artikel kita memiliki pengunjung organik yang sangat sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali. 

Ketika konten yang kamu buat memenuhi intensi di pencarian website, konten tersebut dapat dikatakan sebagai konten yang berkualitas. Jika ingin mempunyai website dengan rating tinggi di Google, maka kalian harus memahami intensi dari sebuah keyword yang digunakan. 

Hubungan SEO dengan Search Intent

Jika search intent merupakan suatu hal yang sangat penting terhadap optimalisasi SEO, lantas apakah sebenarnya SEO itu?

Sederhananya, SEO merupakan salah satu cara untuk melakukan optimalisasi terhadap suatu website agar website tersebut dapat meraih peringkat tertinggi pada suatu hasil pencarian di Google. 

Namun, terdapat banyak sekali bagian dari SEO yang perlu untuk dipahami guna mengoptimalkan SEO. Salah satunya adalah search intent. Maka dari itu, search intent memiliki kaitan yang sangat erat sekali dengan keberhasilan pengoptimalan pada SEO. 

Dengan memiliki website dengan SEO yang sudah teroptimalisasi dengan baik, pastinya sangat besar kemungkinannya website tersebut dapat muncul di halaman teratas hasil pencarian dan memiliki pengunjung organik yang sangat banyak. Inilah salah satu kunci keberhasilan dari sebuah website. 

Cara Melakukan Optimasi Search Intent terhadap Suatu Konten

1. Melakukan riset SERP reliability


Peringkat suatu website di hasil pencarian Google dapat sewaktu-waktu berubah dari waktu ke waktu. Hal ini menandakan adanya perubahan intensitas pencarian yang dilakukan oleh user.

Maka dari itu, kita tidak bisa selamanya bergantung kepada suatu website tertentu yang berada di peringkat teratas saat ini untuk menjadikannya patokan. Untuk dapat menganalisis peringkat kata kunci berdasarkan intensitas pencarian tertinggi, kamu bisa melakukan pengecekan terhadap suatu keyword yang ditargetkan dan melihat hasil dari SERP reliability. 

2. Gunakan rumus dasar search intent

Agar dapat menghasilkan konten yang berkualitas, kamu bisa menerapkan tiga rumus dasar search intent. Rumus dasar search intent meliputi Jenis Konten, Format Konten dan Angle Konten. 

Lakukanlah analisis terhadap ketiga rumus tersebut agar search intent pada website mu dapat teroptimalisasi dengan lebih baik. 

3. Analisis peringkat teratas hasil penelusuran

Walaupun, kita tidak bisa menjadikan website yang menduduki peringkat teratas saat ini untuk dijadikan patokan, namun hal ini dirasa perlu untuk dilakukan. Kamu bisa melakukan analisis terhadap konten dengan peringkat teratas sebagai acuan dan bahan pembelajaran untuk kamu.

Konten yang berhasil menduduki peringkat teratas hasil penelusuran merupakan konten yang telah melakukan optimalisasi penuh terhadap SEO dan memenuhi search intent dari suatu pencarian. 

4. Optimalisasi dan riset keyword


Melakukan pengoptimalan terhadap keyword merupakan salah satu kunci keberhasilan dari search intent yang sudah terpenuhi. Kamu bisa melakukan riset keyword dengan intensitas pencarian tertinggi menggunakan tools keyword research. 

Walaupun kebanyakan tools keyword tersebut hanya dapat diakses jika berlangganan, namun terdapat beberapa tools yang bisa kamu pakai secara gratis untuk melakukan riset keyword. 

Rumus Keyword Search Intent

Jika kamu merasa kebingungan bagaimana cara menentukan keyword yang tepat dengan intensitas pencarian tertinggi, kamu bisa menggunakan rumus dasar menentukan keyword untuk kebutuhan search intent. 

1. Keyword informasional

Keyword informasional merupakan keyword yang biasanya dipakai untuk konten yang menyajikan suatu informasi tertentu. Keyword ini merupakan salah satu keyword yang paling sering dipakai oleh user atau pengguna dalam melakukan pencarian di Google. 

Keyword yang bersifat informasional biasanya mengandung 5W + 1H, yakni keyword yang menggunakan kata Apa, Mengapa, Kapan, Siapa, Dimana dan Bagaimana. Nah, kalian hanya perlu melakukan optimalisasi terhadap keyword tersebut. Contohnya, seperti "Apa Itu Search Intent?".

2. Keyword navigasi


Keyword dengan fungsi navigasi digunakan oleh user jika user tersebut sudah paham website mana yang akan mereka kunjungi. Biasanya, seperti nama suatu brand ternama atau aplikasi yang banyak digunakan. Contoh keyword yang bisa kamu pakai adalah seperti "Login Gojek".

3. Keyword investigasi

Keyword ini biasanya digunakan oleh user dalam rangka menentukan perbandingan secara lebih mendetail, seperti review. Contoh keywordnya bisa berupa "Perbedaan Samsung A52 dan A52s", "Review Whitelab" atau "Perbedaan Masker Spirulina Asli dan Spirulina Palsu". 

Konten yang menggunakan keyword-keyword tersebut akan menduduki peringkat teratas hasil pencarian untuk jenis keyword investigasi. 

4. Keyword transaksi

Keyword transaksi ditujukan untuk kebutuhan jual-beli barang atau jasa. Pengguna yang menggunakan kata kunci ini sudah pasti mempunyai tujuan untuk membeli suatu barang atau jasa. 

Contohnya, seperti "Jual Baju Murah di Jakarta". User yang menggunakan keyword tersebut sudah pasti ingin membeli baju dengan harga yang murah yang berlokasi di sekitar Jakarta. 

Itulah beberapa cara bagaimana memahami search intent dari sebuah keyword yang bisa kalian pelajari guna melakukan optimalisasi SEO dengan lebih baik lagi. 



Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url