Pentingnya Investasi Saham yang Harus Kamu Ketahui
Pentingnya investasi saham yang harus kamu ketahui sejak dini. Banyak sekali orang yang berpendapat bahwa investasi itu hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah mapan, seperti pengusaha. Padahal, berinvestasi bisa dilakukan oleh siapa saja. Malah, tak jarang banyak pengusaha sukses karena investasi yang ia lakukan sejak dini.
Terdapat
banyak sekali investasi yang bisa kamu coba sejak dini, salah satunya adalah
investasi saham. Investasi saham sering dianggap menjadi sesuatu yang
menyeramkan. Padahal apabila dilakukan sejak dini, akan menghasilkan keuntungan
dengan jumlah yang sangat besar. Sangat berguna untuk bekal kamu di masa depan.
Namun, perlu diperhatikan rentang usia paling dini untuk dapat memulai
investasi saham, yaitu antara 20 hingga 30 tahun.
Pentingnya Investasi Saham, Berikut Alasannya!
1. Imbal hasil yang didapat lebih besar daripada investasi lainnya
Mendapat
imbal hasil yang cukup tinggi dengan berinvestasi saham bukanlah suatu hal yang mustahil didapat.
Imbal hasil yang diperoleh dari berinvestasi saham memang dikenal relatif lebih
tinggi ketimbang instrumen investasi lainnya. Hal bisa terjadi jika
kondisi pasar saham tersebut sedang bagus, maka imbal hasil serta keuntungan
yang didapat pun bisa sekitar 20% hingga 30%. Bahkan bisa lebih tinggi selama
satu tahun.
Namun, semua hal itu pun
tetap bergantung kepada kondisi pasar pada saat kalian ingin menjual saham
tersebut. Jadi, pastikan untuk membeli saham dari pasar dengan kenaikan grafik
yang stabil atau tidak mengalami penurunan yang drastis setiap tahunnya.
2. Memberikan keuntungan yang besar sehingga profit yang didapat semakin maksimal
Jika kalian memutuskan untuk berinvestasi dengan instrumen saham, apalagi sejak usia yang masih muda, tentu profit yang akan kalian dapatkan pun akan semakin besar selama saham yang dipilih merupakan saham yang tepat. Terdapat dua jenis keuntungan yang akan kalian dapatkan saat memulai investasi saham, yaitu Dividen dan Capital Gain.
Dividen merupakan
keuntungan didapatkan berdasarkan nilai harga yang ditentukan dari setiap
lembar saham yang kalian miliki. Sedangkan, capital gain merupakan keuntungan
yang akan kalian dapatkan berdasarkan selisih harga beli dan harga jual saham
yang kalian miliki.
3. Mudah ditransaksi dan bersifat likuid
Saat memulai berinvestasi dengan saham, langkah awal yang akan kalian lakukan adalah membuka rekening di salah satu perusahaan sekuritas. Kemudahan bertransaksi saham, seperti menjual serta membeli saham, dapat langsung kalian lakukan sesaat setelah kalian berhasil membuka rekening tersebut.
Kemudahan ini pun yang
menjadikan salah satu faktor mengapa investasi saham dinilai lebih populer
daripada investasi-investasi lainnya.
Selain itu, investasi
saham pun bersifat likuid. Artinya, jika kalian membutuhkan uang dengan jumlah
tertentu secara mendadak, kalian langsung bisa menjual saham yang kalian miliki
dan nominalnya akan langsung cair ke rekening tabunganmu.
Untuk jangka waktu
cairnya uang dari hasil penjualan saham pun sekitar tiga hari atau empat hari.
4. Investasi saham merupakan tabungan jangka panjang untuk persiapan masa depan
Kekhawatiran terhadap masa depan akan seketika sirna begitu saja jika kalian telah memiliki pegangan saham sejak dini. Setidaknya, kalian akan memiliki tabungan berupa saham yang telah kalian beli sewaktu muda. Jadi, jika suatu saat nanti kalian membutuhkan uang dalam jumlah yang besar, kalian akan langsung bisa mendapatkannya dengan menjual saham-saham yang dimiliki.
Kenaikan harga saham pun
cenderung tinggi setiap tahunnya, sehingga mampu menyaingi laju inflasi. Oleh
karena itu, investasi saham bukanlah suatu hal yang menyeramkan karena
investasi saham memberikan return yang
relatif lebih tinggi.
5. Sebagai passive income di masa pensiun
Saat kalian berinvestasi saham, kalian pun akan memiliki keuntungan yang tinggi dengan kenaikan harga yang relatif tinggi setiap tahunnya. Itu berarti, saat kalian sudah memasuki masa pensiun, investasi saham yang kalian miliki telah berkembang dengan kenaikan harga yang sudah sangat tinggi.
Dengan mengandalkan
investasi saham yang kalian miliki, setidaknya kalian akan tetap bisa memenuhi
kebutuhan kalian sendiri. Anggap saja kalian telah mempersiapkan dana untuk
masa tua nanti sedari muda. Maka, harganya pun tentu akan semakin tinggi.
Mempersiapkan keuangan
secara matang untuk kebutuhan masa pensiun nantinya merupakan suatu hal yang
sangat penting untuk dilakukan oleh siapa saja. Hal ini akan menghindarkanmu
dari kekurangan dana. Daripada berhutang kepada orang lain, lebih baik
menyiapkan dana sendiri dengan investasi saham.
Jenis-Jenis
Investasi Saham yang Perlu Diketahui
Saat hendak memulai investasi saham , terdapat beberapa jenis-jenis investasi yang harus kalian pahami agar tidak terjadi kerugian di masa mendatang. Berikut ini merupakan jenis-jenis saham berdasarkan kepemilikan, cara pengalihan hingga kinerja perdagangan.
1. Saham
berdasarkan kepemilikan
Jenis saham yang didasarkan pada
kepemilikan , terdiri menjadi dua bagian yaitu saham biasa (common stocks)
serta sama preferen (preferred stocks).
- Saham
biasa
Apabila perusahaan tersebut mengalami
kebangkrutan, maka pemilik saham hanya memperoleh prioritas pembagian
keuntungan perusahaan paling akhir. Namun, jumlah kerugian maksimum tersebut
ditanggung pemilik saham sesuai dengan besaran dana yang diinvestasikan.
- Saham
preferen
Saham jenis ini merupakan saham gabungan antara saham biasa dan saham obligasi. Secara teknis, saham jenis ini hampir mirip dengan saham biasa. Perbedaannya hanya terdapat pada tingkat keuntungan suku bunga yang diperoleh pemilik saham.
Suku bunga ini bersifat tetap karena
saham preferen mengandung campuran obligasi. Selain itu, pemilik saham memiliki
hak tebus yang dapat ditukarkan dengan saham biasa.
Pada bursa efek Indonesia, saham
preferen ini selalu memiliki kode berupa empat huruf yang terkadang terdapat
tambahan huruf “P”. Contohnya, seperti WSBP, MYOR-P atau ASII.
2. Saham
berdasarkan cara pengalihannya
Jenis saham ini pun terbagi menjadi dua,
yaitu saham atas unjuk serta saham atas nama. Berikut merupakan pengertiannya.
- Saham
atas unjuk
Jenis saham ini merupakan saham dengan nama kepemilikan yang tidak tertulis dalam lembar kertas. Hal ini berfungsi agar nantinya saham tersebut dapat dengan mudah dipindahtangankan.
Tujuan dari jenis saham ini tentu saja
dikhususkan untuk kegiatan jual-beli saham sehingga mudah untuk
dipindahtangankan tanpa harus mengurus melalui badan hukum. Bukti kepemilikan
saham jenis ini didasarkan pada siapa yang memegang saham tersebut.
- Saham
atas nama
Saham atas nama merupakan saham dengan
nama kepemilikan saham yang terbukti dan tertulis di atas surat berharga.
Sehingga, saham jenis ini harus melalui prosedur hukum yang berlaku apabila
hendak dipindahtangankan kepada orang lain.
3. Saham
berdasarkan kinerja perdagangan
Berdasarkan kinerja perdagangannya,
saham jenis ini terbagi menjadi empat yaitu blue chip stocks, income stocks,
growth stocks, speculative stocks serta counter cylical stocks.
- Blue
chip stocks
Jenis saham ini merupakan saham yang dikeluarkan oleh perusahaan yang memiliki reputasi tinggi. Perusahaan ini yang mengeluarkan jenis saham ini, biasanya merupakain seorang petinggi di industri tersebut serta mempunyai penghasilan yang cenderung stabil dan konsisten dalam membayar bagi hasil. Dengan demikian, jenis saham ini paling banyak diincar oleh para investor.
- Income
stocks
Jenis saham ini merupakan saham unggulan yang selalu membayar dividen ataupun laba yang lebih besar daripada rata-rata dividen yang dibayarkan pada periode ebelumnya. Sehingga dapat diartikan bahwa saham jenis ini biasanya memiliki pendapatan yang selalu meningkat setiap periodenya.
- Growth
stocks
Growth stocks merupakan jenis saham yang
memiliki pertumbuhan pemasukan perusahaan yang selalu tinggi walaupun
perusahaan tersebut bukan merupakan perusahaan petinggi di industri tersebut. Saham
growth stocks pun terbagi menjadi dua, yaitu well-known dan lesser-known.
Well-known merupakan saham growth stocks
yang berasal dari perusahaan petinggi dari suatu industri tertentu. Sedangkan,
lesser-know merupakan saham growth stocks dari perusahaan yang kurang populer
atau bukan merupakaan perusahaan petinggi di industrinya.
- Speculative
stocks
Jenis saham ini merupakan saham yang
memiliki keuntungan yang tinggi, namun tidak dapat memberikan laba secara
konsisten. Jenis saham ini sangat cocok dipakai oleh investor yang memiliki
profil risiko high risk.
- Counter
cylical stocks
Saham ini memiliki kondisi yang paling stabil bahkan saat situasi perekonomian sedang bergejolak. Hal ini disebabkan karena saham jenis counter cylical stocks tidak akan terpengaruh oleh kondisi perekonomian maupun bisnis. Namun, keuntungan yang didapat pun bergantung kepada perusahaan yang mengeluarkan saham.
Itulah beberapa alasan pentingnya investasi saham yang harus kamu ketahui sejak dini beserta jenis-jenis sahamnya.














