Apa Itu Search Intent? 4 Jenis Search Intent yang Perlu Diketahui!

Apa itu search intent? Search intent menjadi suatu hal yang sangat penting dalam menyusun kebutuhan SEO, memahami intensitas suatu pencarian dengan kata kunci tertentu dapat membantu kita dalam meraih SEO yang baik.
Apa Itu Search Intent? Berikut Pengertiannya
Secara garis besar, search intent dapat dikatakan sebagai suatu tujuan atau maksud dari seseorang dalam melakukan suatu pencarian di internet melalui mesin pencari. Walaupun, maksud dan tujuan suatu pencarian yang dilakukan oleh setiap orang berbeda, namun keyword yang dipakai tidaklah jauh berbeda atau hampir sama.
Pasalnya, salah satu tujuan Google adalah menganalisis dan memberikan hasil yang relevan tergantung pada keyword yang sedang digunakan. Apabila keyword yang dipakai pada artikel kita, tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna maka secara otomatis Google tidak akan menampilkan artikel tersebut.
Hal itu tentu saja dapat mempengaruhi SEO pada artikel kita. Sebagai contoh, pencarian dengan menggunakan keyword "Baju"dan "Baju Murah". Kedua kata kunci tersebut memiliki maksud dan tujuan yang berbeda walaupun kata kunci tersebut hampir sama.
Pada keyword pertama, bisa saja pengguna ingin mengetahui jenis-jenis dari baju atau pengetahuan mendasar lainnya terkait baju. Namun pada keyword kedua, sudah pasti pengguna tersebut ingin mengetahui toko yang menjual baju murah. Nah, sampai sini sudah paham kan dimana letak perbedaannya?
Jenis-Jenis Search Intent
Setelah mengetahui maksud dan tujuan dari seacrh intent dan mengapa hal itu dibutuhkan pada kebutuhan SEO, berikut ini merupakan jenis-jenis dari seacrh intent yang perlu kamu ketahui :
1. Pencarian informasi
Kebanyakan orang yang melakukan suatu penelusuran tertentu di Google, pasti mempunyai maksud dan tujuannya tersendiri. Salah satunya adalah mencari informasi. Kebanyakan user, sudah pasti hendak mencari informasi saat melakukan penelusuran.
Pencarian informasi pun sangat beragam, mulai dari mencari tahu jadwal pertandingan sepak bola hingga mencari informasi seputar gaya hidup.
2. Melakukan suatu transaksi tertentu
Di era sekarang, segala sesuatunya sudah pasti mengandalkan internet. Mulai dari mencari resep masakan sehari-hari hingga kegiatan membeli bumbu masakan secara online. Saat hendak membeli sesuatu secara online, kita pasti akan mencarinya melalui mesin penelusuran.
Contohnya, seperti penggunaan keyword "Jual Bumbu Dapur" atau "Jual Bumbu Ikan Bakar". Saat melakukan pencarian menggunakan keyword yang spesifik seperti itu, pastinya Google akan menyuguhkan bermacam-macam hasil pencarian yang sesuai dengan kata kunci yang dipakai.
3. Navigasi
Navigasi ini biasanya berfungsi jika suatu situs web memiliki pengunjung organik. Sebagai contoh, terdapat user yang ingin mengunjungi situs web Seteras Kata, namun user tersebut tidak dapat mengingat dengan pasti domain yang digunakan oleh Seteras Kata.
Maka, user tersebut dapat mengetikkan keyword Seteras Kata di mesin penelusuran dan secara otomatis Google akan menampilkan beragam artikel yang berasal dari Seteras Kata. Jadi, navigasi dapat diartikan sebagai pengarah atau mengarahkan user ke halaman yang diinginkan sesuai dengan kata kunci yang diketikkan pada mesin penelusuran.
4. Investigasi komersial
Investigasi komersial biasanya ditujukan dalam kebutuhan mencari informasi sebanyak-banyaknya sebelum melakukan transaksi atau pembelian. Contohnya, seperti mencari kandungan bahan dari suatu skincare tertentu atau melihat ulasan suatu barang yang akan dibeli.
Langkah Mudah Memaksimalkan Search Intent
Hal pertama yang dapat kita lakukan guna memaksimalkan search intent adalah dengan mencari tahu pesaing dengan konten serupa. Pastikan pesaing dengan konten yang serupa denganmu berada pada tingkat teratas hasil pencarian. Dengan cara ini kamu dapat mempelajari apa saja yang masih perlu kamu tingkatkan pada websitemu dan sebagai acuan untuk membuat konten menarik di kemudian hari.
Penggunaan keyword pun perlu diperhatikan karena sebagaimana yang sudah kita pelajari di atas, search intent merupakan hasil pencarian yang sesuai dengan keyword yang digunakan. Biasanya, lebih banyak mengandung pertanyaan karena pengunjung kebanyakan pasti mencari informasi melalui pencarian di internet.
Kamu bisa menggunakan kata pertanyaan yang paling banyak digunakan, seperti kata "Apa" atau "Bagaimana". Kamu juga dapat menggunakan keyword "Cara" atau "Tips" karena kedua keyword ini juga paling banyak digunakan.
Mengoptimalkan keyword yang akan digunakan juga penting untuk kebutuhan SEO. Selanjutnya, kamu juga dapat melakukan survei yang dapat dibagikan melalui sosial media kepada pengikutmu. Survei dapat berisi seputar konten seperti apa yang paling disukai atau konten seperti apa yang dapat dikatakan sebagai konten yang menarik.
Jika, situs website mu menawarkan jasa atau menawarkan produk menarik, seperti produk kecantikan, produk perawatan tubuh atau yang lainnya, penting bagimu untuk menambahkan CTA yang benar dan dapat terlihat dengan jelas.
CTA berfungsi sebagai navigasi yang membantu untuk mengarahkan pengunjung dari satu halaman ke halaman yang berbeda. Contohnya, seperti tombol "Beli", jika pengunjung melakukan aksi pada tombol tersebut maka pengunjung akan langsung diarahkan pada halaman pembayaran.
Kamu juga perlu menambahkan gambar dengan copywriting yang menarik serta memikat. Copywriting juga sebaiknya mengandung kalimat persuasif atau kalimat ajakan yang membangun semangat agar pengunjung tersebut dapat melakukan aksi sesuai dengan apa yang kita harapkan.
Contohnya, terdapat poster diskon yang terpampang dengan jelas di website kita. Poster diskon tersebut mengandung kalimat ajakan yang menarik, seperti "Ayo beli sekarang dan dapatkan diskon besar-besaran!" atau "Beli sekarang dan dapatkan gratis ongkir berlaku hari ini saja!"
Biasanya, kalimat ajakan mengandung tanda seru yang berfungsi sebagai penekanan, penyemangat dan lain-lain. Hal ini dapat membuat pengunjung merasa tertarik dan membeli produk atau jasa yang kita tawarkan pada website kita.
Pastikan juga untuk mencantumkan deskripsi yang jelas namun tetap tepat sasaran. Hal ini akan membuat pengunjungmu dapat menyerap informasi dengan cepat. Nah, itulah beberapa pemahaman yang harus kamu ketahui agar dapat memaksimalkan serta mengoptimalkan search intent.

