5 Step by Step Keyword Research Agar Hasil Maksimal

Kebanyakan orang belum mengetahui step by step keyword research agar kata kunci yang dihasilkan dapat digunakan secara maksimal. Padahal, mengetahui langkah-langkah melakukan riset kata kunci dengan benar dan tepat sangat penting untuk dilakukan karena hal tersebut berhubungan dengan pengoptimalan SEO yang baik.

Pasalnya, dengan penggunaan kata kunci yang benar, konten-konten yang telah Anda buat dapat menduduki peringkat teratas di halaman pertama hasil pencarian Google. Apabila konten yang Anda miliki telah meraih peringkat teratas, maka orang lain akan semakin mudah untuk menemukan serta mengunjungi konten yang sudah Anda buat.

Step by Step Keyword Research

Memiliki konten yang berada di peringkat teratas hasil pencarian Google, pastinya dapat meningkatkan traffic website Anda. Tentu hal ini merupakan suatu hal yang paling dinanti-nanti oleh para pemilik website maupun penulis artikel. Bukan menjadi hal yang tidak mungkin ketika sudah memiliki website dengan traffic yang baik, Anda dapat menjadikan website tersebut sebagai ladang penghasilan.

Lantas, bagaimana step by step keyword research yang perlu dilakukan dengan benar agar hasil yang didapatkan bisa maksimal? Berikut ini langkah-langkahnya yang perlu Anda pelajari terkait keyword research :

1. Mengetahui niche konten

Niche konten atau topik konten merupakan salah satu langkah awal yang harus Anda tentukan terlebih dahulu agar konten-konten yang nantinya dibuat dapat sesuai dengan niche tersebut. Selain itu, niche konten juga berguna untuk memunculkan ide-ide baru terkait topik tersebut sebagai salah satu penerapan strategi SEO.

Apabila Anda merasa bingung bagaimana cara menentukan niche konten yang tepat, perhatikanlah hal-hal di bawah berikut ini :

  • Berinteraksilah dengan pengunjung website setiamu, Anda bisa menanyakan topik-topik seperti apa yang paling diminati saat itu.
  • Apabila Anda belum memiliki pengunjung, lakukanlah metode blog walking. Blog walking merupakan salah satu metode mengunjungi website orang lain dan melihat topik seperti apa yang berada di peringkat teratas hasil pencarian Google. Biasanya, konten yang berada di peringkat teratas merupakan konten dengan topik yang sedang banyak diminati.
  • Cobalah untuk memposisikan diri Anda sebagai pengunjung dan memikirkan konten seperti apa yang biasanya diminati oleh pengunjung. Contohnya, seperti konten sharing yang informatif namun dengan gaya bahasa yang santai.
  • Anda dapat melibatkan diri ke suatu komunitas online tertentu yang membahas seputar kepenulisan artikel. Dengan bergabung ke komunitas penulis, Anda dapat berbagi informasi atau mencari tahu akan ilmu-ilmu blogging yang baru.

2. Cari dan buatlah kata kunci yang relevan

Apabila, Anda sudah menentukan topik konten yang diminati, carilah kata kunci yang relevan atau sesuai dengan topik tersebut. Anda bisa membuat daftar berupa kata kunci yang mungkin sesuai dengan topik konten sebanyak-banyaknya.

Contohnya, apabila Anda ingin membuat konten tentang "Kecantikan", Anda bisa membuat daftar kata kunci yang sesuai seperti berikut ini :

  • Kecantikan alami
  • Kecantikan wanita
  • Produk kecantikan terbaik
  • Produk kecantikan Korea

Pastikan kata kunci yang Anda gunakan merupakan kata kunci yang sesuai dengan isi konten Anda.

3. Buatlah daftar seed keyword

Seed keyword merupakan benih kata kunci atau kata kunci unggulan dari daftar kata kunci yang sudah Anda buat sebelumnya. Seed keyword ini memiliki peranan yang cukup penting karena menjadi salah satu dasar langkah-langkah melakukan riset kata kunci.

Sederhananya, seed keyword ini merupakan kata kunci unggulan dari daftar kata kunci Anda yang paling banyak dicari oleh pengunjung atau pengguna di Google. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui kompetitor-kompetitor yang membahas topik serupa.

4. Pergunakan keyword research tools

Terdapat banyak sekali keyword research tools yang tersebar di internet. Keyword tools dapat Anda akses secara gratis ataupun berbayar tergantung dari tools yang Anda gunakan.

Pergunakanlah tools yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan yang paling nyaman untuk digunakan. Nantinya, pada tools tersebut Anda akan disuguhkan data-data berupa volume pencarian suatu kata kunci, tingkat kesulitan kata kunci dan lain sebagainya.

Data-data tersebut dapat Anda jadikan sebagai bahan analisa dalam menentukan kata kunci terbaik. Sebaiknya, pilihlah kata kunci yang memiliki tingkat kesulitan rendah. Hal ini memungkinkan konten Anda untuk mendapatkan peluang yang lebih agar bisa naik di halaman pertama hasil pencarian.

5. Mengetahui perbedaan tipe keyword

Kata kunci yang biasanya Anda temui, nyatanya memiliki tipe-tipe yang berbeda. Tipe keyword ini didasarkan terhadap pengguna yang melakukan pencarian itu sendiri.

Berikut ini tipe keyword yang perlu Anda ketahui :

  • Tipe keyword informational = Tipe keyword ini merupakan kata kunci yang digunakan oleh pengguna dalam mencari suatu informasi tertentu.
  • Tipe keyword transactional = Tipe keyword ini merupakan kata kunci yang digunakan oleh pengguna dengan tujuan melakukan transaksi pembelian terhadap suatu produk atau jasa tertentu.
  • Tipe keyword navigational = Tipe keyword ini merupakan kata kunci yang digunakan oleh pengguna saat mereka sudah mengetahui keberadaan suatu produk atau jasa tertentu.

Perbedaan Keyword Short Tail dan Long Tail

Hal selanjutnya yang perlu Anda ketahui dengan lebih mendalam mengenai keyword adalah memahami apa itu short tail dan long tail pada penggunaan keyword atau kata kunci.

Pada short tail, kata kunci ini cenderung lebih singkat dan biasanya hanya terdiri dari satu atau dua kata saja. Short tail keyword ini memiliki tingkat kompetisi yang sangat tinggi karena peluang penggunaannya sudah sangat banyak digunakan.

Selain itu, short tail keyword ini cenderung kurang efektif untuk dapat membuat sebuah website menempati halaman pertama pada hasil pencarian karena tingkat kompetisinya yang sangat tinggi.

Berbeda halnya dengan long tail keyword yang memiliki jumlah kata lebih banyak atau lebih panjang. Long tail keyword bisa dikatakan merupakan kata kunci turunan dari short tail keyword, biasanya terdiri dari tiga hingga empat kata dengan konteks yang spesifik.

Namun, tingkat kompetisi pada long tail keyword terbilang cukup rendah daripada short tail, ditambah probabilitas konversi yang jauh lebih ini tinggi. Hal ini membuat penggunaan long tail keyword lebih efektif untuk optimalisasi SEO dan dapat membantu suatu website menduduki halaman pertama hasil pencarian atau memungkinkan website ke posisi teratas.

Kesimpulannya, penggunaan long tail keyword lebih disarankan agar optimalisasi SEO dapat lebih mudah dilakukan karena tingkat kompetisinya yang lebih rendah daripada short tail keyword.

Itulah step by step keyword research yang dapat Anda lakukan dengan lebih mudah. Pastikan pula untuk melakukan penyebaran kata kunci pada konten artikel milikmu, seperti pada header, subheading, meta title, meta description dan lain sebagainya. Anda bisa mempelajari format dasar SEO terlebih dahulu untuk mengetahui lebih lanjut mengenai hal ini.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url